ASAL MULA KAMERA NIKON AND JENIS JENIS NYA

Sejarah Awal Mula Perusahaan NIKON

 

Labels: Sejarah Di Bidang Teknologi, Sejarah Perusahaan

 

Nikon Corporation (Nikon, Nikon Corp.) adalah sebuah perusahaan Jepang mengkhususkan dalam bidang optik dan gambar. Produknya termasuk kamera, teropong, mikroskop, alat pengukur. Perusahaan ini didirikan pada 1917 sebagai Nihon (Nippon) Kōgaku Kōgyō (日本光學工業株式會社); kemudian berganti nama menjadi (株式会社ニコン), atas nama kameranya, pada 1988. Pada 2002, ia memiliki 14.000 tenaga kerja. Nikon adalah salah satu dari perusahaan Mitsubishi.

 

Produk terkenalnya adalah lensa kamera Nikkor, kamera dalam air Nikonos, kamera profesional seri Nikon F, dan digital kamera Nikon seri-D.

 

Saingan utama Nikon termasuk Canon, Minolta, Leica, Pentax, dan Olympus.

 

Nikon Corporation didirikan pada 25 Juli 1917 ketika tiga produsen optik terkemuka bergabung untuk membentuk sebuah perusahaan, komprehensif optik terintegrasi yang dikenal sebagai Nippon Kogaku Tōkyō KK Selama enam puluh tahun berikutnya, perusahaan ini berkembang menjadi produsen lensa optik (termasuk untuk kamera Canon pertama) dan peralatan yang digunakan dalam kamera, teropong, mikroskop dan peralatan inspeksi. Selama Perang Dunia II perusahaan tumbuh ke sembilan belas pabrik dan 23.000 karyawan, penyediaan barang-barang seperti teropong, lensa, pemandangan bom, dan periskop dengan militer Jepang.

 

1917.

Nippon Kogaku K.K., atau Japan Optical Co. didirikan sebagai hasil merger dari tiga firma optic kecil. Mereka menghasilkan produk-produk optis seperti mikroskop, teleskop, dan alat-alat pengukuran optis bagi industri dan ilmu pengetahuan.

 

1932.

Nikkor pertama kali dimunculkan sebagai produk lensa fotografi yang bervariasi mulai dari jarak 50mm sampai 700mm.

 

1937.

Melengkapi desain untuk lensa 50mm f4.5, 3.5, dan 2.0. Nikkor muncul sebagai perlengkapan asli bagi Hansa Canon yang keluar di tahun yang sama. Nippon Kogaku sebenarnya memproduksi

semua lensa bagi Canon sampai pertengahan 1947.

 

1948.

Kamera Nikon I diluncurkan. Pengembangan produknya sendiri dimulai sejak 1945. Banyak nama yang diusulkan seperti BENTAX, PANNET, NICCA, NIKKA, NIKORET, NIKO and NIKKORETTE. Ketika

akhirnya NIKKORETTE yang diputuskan sebagai nama fi nal, nama tersebut berubah kembali menjadi NIKON persis sebelum desain final dihasilkan.

 

1957.

Untuk menghasilkan yang terbaik, ahli teknisi Nikon mencari ke seluruh dunia untuk ide dan solusi yang terbaru. Leica saat itu adalah pemimpin di kamera rangefi nder 35mm dan banyak produsen kamera mencoba untuk menirunya. Nikon memberanikan diri untuk mencoba memperbaikinya. Setelah berbagai percobaan, Nikon SP akhirnya dirilis di bulan September. Diikuti leh S3 di Maret 1958 dan S4 di Maret 1959.

 

1959

Pada bulan Mei 1959, kamera Nikon SLR yang pertama, Nikon F, diperkenalkan dan dengan cepat

menjadi standar tak tertulis bagi para fotojurnalis serta fotografer profesional lainnya. Dalam memperkenalkan seri F, dengan viewfi nder yang dapat diganti-ganti, layer focus, dan lensa-lensanya, Nikon melewati Leica sebagai pemimpin baru di dunia kamera.

 

1971

Nikon F2 secara mudah menjadi kamera impian. Ia memiliki semua yang dibutuhkan oleh fotografer profesional pada sebuah kamera SLR yang mampu dibeli. Juga memiliki bentuk yang cantik dan fi tur yang menawan.

 

1983.

Kamera compact dengan autofocus pertama Nikon, L35AF, dipasarkan.

 

1992.

Nikonos RS, kamera bawah laut SLR yang pertama di dunia, dipasarkan.

 

1997.

Kamera digital Nikon COOLPIX 100 dipasarkan.

 

1999.

Kamera digital SLR profesional Nikon D1 dipasarkan.

 

2005.

Nikon D2X digital SLR camera dipasarkan Nikon D2HS digital SLR camera dipasarkan.

Setelah melihat sejarah dari Perusaahan Nikon yang begitu panjang……

Yuk kita lihat spesifikasi Produk Nikon yang beredar saat ini di pasaran, khususnya di pasaran Indonesia….

1.      Dari seri yang terkecil….

NIKON D3000

Nikon D3000 adalah kamera DSLR dengan resolusi 10.2 megapixel dengan menggunakan sensor CCD. Kamera ini memiliki LCD yang cukup lebar, yaitu berukuran 3 inchi, cukup lebar untuk melihat hasil preview dan review foto dari kamera.

Seperti kamera DSLR Nikon lainnya, dengan body berwarna hitam, dibagian pegangan tangan ada garis merah sebagai pembeda antara kamera SLR Nikon dengan lainnya

Spesifikasi :
– Resolusi Maksimum 3872 x 2592
– ISO = Auto, 100 – 3200
– Jenis sensor = CCD
– Shutter 1 sampai 1/2000 detik
– Timer 2 sampai 20 detik
– Media SD dan SDHC
– Auto Focus dan Manual Focus
– LCD 3″ ( 230,000 Pixels TFT)
– Playback image zoom
– Remote Control : ML-L3 wireless remote
– Hotshoe
– Optical Viewfinder, Pentamirror
– Build in Flash (Pop-up)
– Plug-and-play USB interface
– Video Out
– Battery Li-Ion EN-EL9a
– Supports Exif 2.2
– Ukuran : 5.0 x 3.8 x 2.5 in.
– Berat : 485 g (tanpa Batt)

Official website : Nikon D3000

More Information:
Kamera Nikon D3000 adalah kamera DSLR yang cocok untuk pemula atau profesional yang bergerak dalam bidang photography. Walaupun jenis kamera ini masuk dalam kategory DSLR dasar, tetapi kemampuan dan hasilnya sudah memuaskan tentunya jika dikombinasikan dengan teknik kemampuan photo yang baik.

Seperti kamera DSLR lainnya, kamera Nikon D3000 sudah memiliki fitur standart kamera DSLR. Untuk pilihan mode shootnya bisa dipilih sesuai selera, yaitu mulai dari mode Auto untuk penggunaan yang settingnya diserahkan sepenuhnya kepada kemampuan kamera untuk menghasilkan gambar yang baik, sampai dengan mode M (manual) jika kita betul-betul menginginkan setting secara manual. Untuk manual direkomendasikan untuk pengguna yang sudah mengerti cara menggunakannya.

Nikon D3000 dilengkapi dengan Optical Viewfinder untuk membidik object yang akan di shoot, dan hasilnya dapat dilihat / review melalui LCD yang ada dibelakang kamera. LCD Nikon D3000 berukuran 3 inchi sangat nyaman untuk melihat gambar dengan cukup jelas untuk dilihat. Sayang sekali kamera D3000 belum dilengkapi dengan LiveView, tetapi dengan Optical Viewfinder sudah membuat kamera ini dapat digunakan senyaman DSLR lainnya.

Sensor CCD digunakan dalam Nikon D3000 dengan resolusi 10 megapixel, merupakan ukuran yang cukup besar untuk kamera DSLR jika akan digunakan untuk mencetak dalam ukuran yang besar. Kamera Nikon D3000 juga dilengkapi dengan penghilang debu untuk mengurangi kotaran debu yang menempel pada sensor kamera. Kamera D3000 menggunakan EXPEED images processor yang memberikan hasil gambar lebih indah dan kecepatan pemakaian yang maksimal.

Pada paket kamera Nikon D3000 sudah termasuk lensa kit AF-S NIKKOR 18-55mm f/3.5-5.6G VR yang dilengkapi dengan image stabilizer, dan beberapa asesoris standart lainnya. Untuk kemampuan kamera mengambil gambar secara continue bisa mencapai 3 frame untuk tiap detiknya.

Battery yang disertakan pada kamera ini adalah jenis lithium EN-EL9a dengan kapasitas 1080mAh, cukup untuk digunakan sehari-hari. Kekuatan battery sangat berpengaruh dari seberapa banyak kita menggunakan LCD dan flash internal. Selalu disarankan untuk memiliki battery cadangan guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

DARI YANG D3000 KITA BERANJAK NAIK SEDIKIT KE

2.      NIKON D3100

Spesifikasi Nikon D3100

Nikon D3100 merupakan hasil evolusi panjang dari Nikon dalam mewujudkan DSLR pemula yang paling mendekati ideal. Sejak suksesnya Nikon D40 di tahun 2007, Nikon agak malas untuk membuat kejutan dan cenderung melanjutkan Nikon D40 dengan produk yang hampir mirip, yaitu D40x dan D60. Bahkan saat D3000 diperkenalkan, Nikon tidak mau memberikan fitur live view apalagi movie mode. D3000 hanya memberi kejutan dengan menanamkan modul AF dengan 11 titik (seperti D5000) dan fitur 3D tracking AF, serta layar LCD sedikit lebih lega. Cukup? Tentu tidak. Bahkan hadirnya D3000 seperti mengulang kisah pilu D60 yang dianggap gagal bahkan D3000 terpaksa meraih predikat DSLR Nikon terburuk versi Ken Rockwell. Sadar akan hal ini, Nikon pada akhir tahun 2010 lalu meluncurkan Nikon D3100 dengan berbagai perubahan penting seperti :

memberi fitur live view dan full HD movie

merubah sensor dari CCD ke CMOS

menaikkan resolusi dari 10 MP ke 14 MP

menaikkan ISO maksimal dari 1600 ke 3200

menambahkan tuas drive mode yang bermanfaat (termasuk Quiet Shutter Release)

memakai prosesor Expeed generasi kedua

Nikon D3100 tetap mempertahankan segala hal baik yang ada di D3000 seperti 11 titik AF dan adanya Guide Mode untuk membantu pemula memakai kamera dan mendapatkan hasil yang baik. Secara dimensi dan bentuk bodi kameranya pun D3100 masih relatif sama dengan D3000 hingga D40 yang termasuk Nikon D3100 kecil dan ringan.

Mengenai Spesifikasi Nikon D3100, Berikut Spesifikasinya …

sensor CMOS 14 MP (23.2 x 15.5 mm)

live View

Continuous AF pada video mode/live view

LCD 3 inci resolusi 230k piksel

ISO 100 – 3200, plus Hi-1 (setara ISO 6400) dan Hi-2 (setara ISO 12800)

flash sync 1/200 detik

11 titik AF (modul multi CAM 1000)

420-pixel RGB 3D Color Matrix II metering sensor

HD Video 1920 x 1080p 24 fps dan 1280 x 720p 30 fps/24 fps

AVCHD video codec (H.264), HDMI out

EXPEED2 processor

pengguna bisa merubah dan menyimpan profil gambar

video editing didalam kamera

burst 3 fps

GPS port

Di menu otomatis, kamera akan “berpikir” sendiri untuk menghadirkan gambar yang paling baik bagi pengguna.Nikon D3100 Bahkan, ada “Guide Mode” yang menyediakan contoh gambar saat pengguna memilih setting menu tertentu. Tentunya, ini akan sangat berguna bagi mereka yang baru dengan fotografi dan fungsi kamera DSLR.

Jika dulu DSLR jadi milik fotografer profesional, kini kamera dengan fitur yang lebih advance Nikon D3100 itu lebih banyak digunakan oleh masyarakat umum. Faktor penunjangnya banyak sekali, mulai teknologi yang semakin canggih dan terjangkau, hingga berkembangnya blog, internet, dan sosial media Nikon D3100.

D3100 sendiri dilengkapi beberapa pilihan lensa. Ada DX 55-300mm with f4.5-5.6 VR, AF-S NIKKOR 24-120mm f4G ED VR, AF-S NIKKOR 28-300mm f3.5-5.6G ED VR atau AF-S NIKKOR 85mm f1.4G.

 

Nah gimana???????

Apakah sudah ada kejelasan tentang perubahan dari kamera NIKON seri DSLRnya…

Yuk kita beranjak lagi keseri yang berikutnya….

  1. NIKON D5100

Spesifikasi NIKON D5100 Kit VR

Harga Price Review Specifications Spesifikasi Camera NIKON D5100 Kit VR
DX-Format Digital SLR, 16.2 Megapixel, LiveView, D-Movie, Swivel 3.0″ TFT LCD, SD/SDHC Card Slot, include AF-S 18-55mm f/3.5-5.6G VR

NIKON D5100 Kit VR

Spesifikasi NIKON D5100 Kit VR

Model Type DX-Format Digital SLR
Max. Image Resolution 16.2 Megapixels
Sensor 23.6 X 15.6 mm CMOS
Still Image Size o    4,928 x 3,264 (L)

o    3,696 x 2,448 (M)

o    2,464 x 1,632 (S)Still Image Formatso    NEF (RAW): 14 bit, compressed

o    JPEG: JPEG-Baseline compliant with fine (approx. 1:4), normal (approx. 1:8) or basic (approx. 1:16) compression

o    Video: H.264/MPEG-4 Advanced Video Coding

o    Audio: Linear PCM with built-in monaural or optional external stereo microphone; sensitivity adjustableMovie Size and Recordingo    1,920 X 1,080, 30 p/25 p/24 p, high/normal

o    1,280 X 720, 30 p/25 p/24 p, high/normal

o    640 X 424, 30 p/25 p, high/normalMovie FormatsMOVLens MountNikon FMetering Systemo    Matrix: 3D color matrix metering II (type G and D lenses); color matrix metering II (other CPU lenses)

o    Center-weighted: Weight of 75% given to 8-mm circle in center of frame

o    Spot: Meters 3.5-mm circle (about 2.5% of frame) centered on selected focus pointISO Sensitivityo    100-6400 ISO in steps of 1/3 EV; can also be set to approx. 0.3, 0.7, 1 or 2 EV

o    (ISO 25600 equivalent) above ISO 6400; auto ISO sensitivity control availableShutter Shutter Speeds : 30 seconds to 1/4000sWhite BalanceAuto, incandescent, fluorescent (7 types), direct sunlight, flash, cloudy, shade, preset manual, all except preset manual with fine tuningViewfindero    Viewfinder Type : Eye-level pentamirror single-lens reflex viewfinder

o    Viewfinder Coverage : Approx. 95% horizontal and 95% verticalLCD Monitoro    3.0″ TFT

o    921,000 Dots

o    LCD Monitor Angle of View 170-degree wide-viewing angleInternal FlashApprox. 39/12, 43/13 with manual flash (ft./m, ISO 100, 68¡ÆF/20¡ÆC)External Flasho    TTL : SB-900, SB-800, SB-700, SB-600 or SB-400

o    Auto aperture : Available with SB-900/SB-800 and CPU lens

o    Non-TTL auto : SB-900, SB-800, SB-80DX, SB-28DX, SB-28, SB-27 and SB-22SStorageo    SD (Secure Digital) memory cards

o    SDHC, and SDXC memory cardsDimensions (W x H x D)128 X 97 X 79 mmWeight510 g without battery, memory card, or body capWarranty1-year Limited Warranty by Authorized Distributor

TAMBAHAN

Nikon mengumumkan peluncuran kamera DSLR D5100 yang dilengkapi dengan lensa beresolusi 16.2 megapixel dan sensor CMOS DX-format yang diklaim mampu mengambil foto dengan ketajaman serta kejernihan yang luar biasa. Ditambah dengan image processing engine EXPEED2 milik Nikon dan teknologi HDR (High Dynamic Range), ketajaman warna, kontras, dan akurasi exposure akan tampak pada hasil foto. Prosesor gambar ini juga membantu menghasilkan kecepatan autofocus yang tinggi untuk memastikan kejernihan setiap hasil foto, bahkan pada saat diambil dalam keadaan bergerak.

Nikon menyediakan model Special Effects pada kamera D5100. Model ini membantu para fotografer untuk memaksimalkan kreativitasnya tanpa perlu memproses ulang gambar dengan menggunakan software tambahan pada komputer. Salah satu efek yang cukup menarik adalah Selective Color. Melalui efek ini, pengguna dapat memilih hingga tiga warna yang ingin dimunculkan dalam satu gambar, sedangkan warna lainnya diubah menjadi monokrom. Untuk menghasilkan foto dan stop motion movie yang menyerupai gambar sketsa penuh warna, pengguna hanya perlu memilih efek Color Sketch. Kemudian ada efek Miniature yang dapat menghasilkan foto dan video dengan nuansa pemandangan mini-scale. Pengambilan foto dan video dalam kondisi pencahayaan yang kurang tidak menjadi masalah dengan hadirnya model Night Vision pada D5100. Model ini menunjukkan performa yang setara dengan Nikon pro DSLR yang memampukan pengguna untuk mengambil foto dengan tingkat ISO 102,400.

TRUS YANG SELANJUTNYA

4.       NIKON D90

Review Nikon D90

Nikon D90 adalah penerus ditunggu lama untuk D80 terlaris perusahaan Digital SLR.Diumumkan pada akhir Agustus 2008, D90 mengikuti strategi yang sama dengan pendahulunya, bertujuan pada tingkat sedikit lebih tinggi daripada banyak dari para pesaingnya.Hal ini dimengerti membuat lebih mahal, tapi terbayar berjudi sama dengan D80 sebelumnya, di mana pembeli baru yang melihat nilai pengeluaran sedikit tambahan pada kamera yang lebih baik dengan fitur yang akan terakhir mereka lagi.

Jadi ke bisnis: Nikon D90 terbaru perusahaan mid-range DSLR yang memiliki dorongan yang tak terelakkan dalam resolusi lebih dari pendahulunya, kali ini 10,2-12,3 Megapixels. D90’s Sensor CMOS menggunakan teknologi dan kami mengerti itu chip DX-format yang sama digunakan dalam D300 semi-pro, atau setidaknya satu berdasarkan itu.

Dengan demikian faktor pengurangan lapangan masih 1,5 kali dan kisaran sensitivitas juga sama seperti D300, berlari 200-3200 ISO dalam berbagai standar, dengan Lo-1 dan Hi-1 opsi memperluas ke 100 dan ISO 6400. Seperti D300 itu, D90 juga menawarkan fasilitas anti-debu dengan bergetar filter lolos rendah.

Fitur berikutnya yang baru, tapi diharapkan selama D80 sebelumnya tentu saja Live View. Tidak seperti Live View di D300 dan D700 meskipun, D90 ini memiliki tombol khusus di bagian belakang untuk mengaktifkan fitur tersebut, dan sekarang ada tiga kontras berbasis AF mode untuk memilih dari.

Pelekatan dengan sensor, fitur baru yang besar untuk D90 ini adalah video rekaman – memang itu adalah DSLR pertama yang menawarkan fasilitas ini. D-Movie Modus D90’s capture video format progresif di 24fps dalam tiga pilihan resolusi: 320×216, 640×424 dan 1280×720 definisi tinggi mode. Video disimpan dalam format AVI Motion JPEG dengan audio mono.

Perekaman video sering kali melibatkan kompromi pada kamera, dan memang Nikon memperingatkan autofocus dan ‘beberapa fungsi lain’ tidak tersedia saat film merekam pada D90 ini. Tapi sebagai DSLR, D90 fitur satu harfiah keuntungan besar atas lainnya masih kamera, dan memang semua camcorder konsumen: sensor yang secara fisik jauh lebih besar.Hal ini memberikan keuntungan ganda D90 sensitivitas yang lebih besar dalam cahaya rendah dan berpotensi jauh lebih kecil kedalaman bidang, bersama dengan kesempatan untuk swap lensa dan zoom sementara film.

Melanjutkan strategi Nikon kinerja yang lebih tinggi-end, pengambilan gambar terus menerus di D90 adalah tidak terjebak pada tingkat entry-level khas 3fps, maupun meningkatkan kecepatan 3.5fps sedikit dari Canon 450D / XSi atau Olympus E-520. Sebaliknya D90 menembak pada tingkat terasa lebih cepat dari 4.5fps, yang dekat dengan 5fps model semi-pro seperti A700 Sony Alpha.

D90 tidak hanya berbagi dengan resolusi sensor D300 – itu juga memiliki fitur yang sangat baik sama 3in monitor dengan 920k piksel. Jadi berbeda dengan resolusi 320×240 piksel khas layar 230K, D90 ini menawarkan resolusi 640×480 piksel yang memungkinkan Live View, memutar ulang gambar dan item menu untuk melihat sangat rinci dan benar-benar luar biasa.

Seperti sebelum D80, D90 mempekerjakan pentaprism jendela bidik untuk memberikan pandangan, besar dan terang, dan seperti DSLRs Nikon lainnya, LCD ada garis grid yang dapat dinyalakan dan dimatikan sesuai kebutuhan. Dalam hal autofocus, D90 yang dilengkapi dengan Multi-CAM 1000 sama sistem 11-point sebagai pendahulunya, dan ada juga sekarang opsional deteksi wajah di Live View.

Melengkapi gambar adalah output HDMI untuk koneksi ke HDTV dan port untuk yang baru opsional GPS-1 aksesori, yang cocok ke hotshoe di D90 dan memungkinkan kamera untuk menyimpan lokasi, waktu dan rincian ketinggian dalam data EXIF. Akhirnya, Nikon memperkenalkan lensa kit baru untuk D90 itu: AF-S DX Nikkor 18-105mm f/3.5-5.6G ED VR.Jadi mungkin lebih pendek dari 18-135mm yang biasa dipasok dengan D80, tetapi sekarang fitur tambahan penting dari Vibration Reduction untuk membantu menetralkan guncangan kamera.

Features

  • 12.3-megapixel DX-format CMOS Image Sensor

o    Coupled with Nikon’s EXPEED image processing technologies and NIKKOR optics, breathtaking image fidelity is assured.

  • Continuous shooting as fast as 4.5 frames-per-second

o    Combined with fast 0.15ms power-up and split-second 65ms shooting lag, dramatic action and decisive moments are captured easily.

  • World’s first D-SLR with an HD movie mode

o    Record exceptional 24fps movie clips with sound at up to 720p HD (1280 x 720 pixels) in Motion JPEG format, enhanced by NIKKOR interchangeable lens quality and versatility.

  • Low noise ISO sensitivity from 200 to 3200

o    High signal-to-noise components and design deliver exceptional performance, even at high ISO setting.

  • 3-inch super-density 921,000-dot color LCD monitor

o    High resolution, 170-degree wide-angle viewing guarantees confident image review and movie playback.

  • Built-in image sensor cleaning

o    Effective 4-frequency, ultrasonic sensor cleaning frees image degrading dust particles from the sensor’s optical low pass filter.

  • One-button Live View

o    Easy to use Live View activates access to 3 contrast detection focus modes including Face Priority AF

  • Nikon 3D Color Matrix Metering II with Scene Recognition System

o    Nikon’s renowned 420-pixel RGB 3D Color Matrix Metering II, teamed with the exclusive Scene Recognition System, evaluates images, referencing an on-board database of over 30,000 photographic scenes, for unmatched exposure accuracy.

  • Comprehensive exposure control

o    Five advanced scene modes plus Program Auto, Shutter Priority, Aperture Priority and Manual.

  • Auto Active D-Lighting

o    Selectable and Automatic, Active D-Lighting optimizes details within shadows and highlights, taming high-contrast situations in real time.

  • Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible
  • In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR)
  • GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible

Model TypeDX-Format Digital SLR Max. Image Resolution12.3 Megapixels Sensor

  • 15.8 x 23.6mm CMOS
  • Image Sensor Format : DX

Dust Reduction SystemYes Still Image Size

  • (L) 4,288 x 2,848
  • (M) 3,216 x 2,136
  • (S) 2,144 x 1,424

Still Image Formats

  • Compressed 12-bit NEF (RAW)
  • JPEG: JPEG-baseline-compliant; can be selected from Size Priority and Optimal Quality

Movie Size and RecordingMovie with sound

  • HD 1280×720 / 24 fps
  • VGA 640 x 424 / 24 fps
  • QVGA 320 x 216 / 24fps

Movie FormatsAVI Lens MountNikon F bayonet mount

  • Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible, Durable, high precision shutte, DX AF NIKKOR: All functions possible
  • In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR), In-Camera Image Editing, D-/G-type AF NIKKOR (excluding IX NIKKORlenses): All functions possible (excluding PC Micro- NIKKOR)
  • GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible, GPS geo-tagging, AF NIKKOR other than D-/G-type (excluding lenses for F3AF): All functions except 3D-Color Matrix Metering II possible
  • AI-P NIKKOR: All functions except Autofocus, 3D-Color Matrix Metering II possible
  • Non-CPU AI NIKKOR: Autofocus not supported. Can be used in exposure modes A and M but exposure meter does not function. Electronic range finder can be used if maximum aperture is 5.6 or faster; Color Matrix Metering and aperture value display supported if user provides
  • Include AF-S 18-105mm f/3.5-5.6G VR

Auto Focus

  • Nikon Multi-CAM 1000 autofocus module with TTL phase detection
  • 11 focus points (including 1 cross-type sensor)
  • AF-assist illuminator (range approx. 0.5-3 m/1 ft. 8 in.-9ft.10 in.)
  • Autofocus Sensitivity : -1 – +19 EV (ISO 100, 20°C/68°F

Auto Focus Modes

  • Single-servo AF (S)
  • Continuous-servo (C)
  • Live View (LV) autofocus

Metering System

  • 420 pixel RGB sensor 3D Color Matrix Metering II
  • Center-weighted
  • Spot

AE Lock and AE Bracketing

  • Exposure Lock : Yes
  • Exposure Bracketing : 2 or 3 frames in steps of 1/3, 1/2, 2/3 or 1 EV

Exposure Compensation+/- 5 EV in increments of 1/3, 1/2, 1 ISO Sensitivity

  • Lowest Standard ISO Sensitivity

o    200 in steps of 1/3, 1/2, 1 EV

  • Highest Standard ISO Sensitivity

o    3200in steps of 1/3, 1/2, 1 EV

  • Expanded ISO Sensitivity Options

o    Lo-1 (ISO 100 equivalent) in steps of 1/3, 1/2, 1 EV

o    Hi-1 (ISO 6400 equivalent) in steps of 1/3, 1/2, 1 EV

Shutter

  • Electronically controlled vertical-travel focal-plane
  • 30 sec. in steps of 1/3, 1/2, 1 EV
  • Bulb

White BalanceSun, Shade, Fluorescent, Incandescent, Flash, Preset, Fine Tune by Kelvin color temperature setting, Auto (TTL white balance with 1,005-pixel RGB sensor) Seven manual modes with fine-tuning Viewfinder

  • Viewfinder Frame Coverage 96%
  • Viewfinder Diopter Adjustment (-2.0 to +1.0 m-1)
  • Viewfinder Eyepoint 19.5

LCD Monitor

  • 3.0″ TFT
  • 921,000 Dots
  • LCD Monitor Angle of View 170-degree wide-viewing angle

Internal FlashYes

  • 56 at ISO 200 ft.17 at ISO 200m
  • Flash Sync Speed Up to 1/200
  • FP High Speed Sync Up to 1/4000

External Flash

  • i-TTL: TTL flash control by 1,005-pixel RGB sensor, built-in flash, SB-900, SB-800, SB-600, SB-400: i-TTL balanced fill-flash and standard i-TTL flash
  • AA (Auto Aperture-type) flash: Available with SB-900 and SB-800 used with CPU lens
  • Non-TTL Auto: Available with Speedlights such as SB-800, SB-28,SB-27, and SB-22S
  • Range-priority manual flash; available with SB-900, SB-800

Live ViewLive View Shooting Playback

  • Full frame
  • Thumbnail (4, 9 or 72 segments)
  • Zoom
  • Slideshow
  • Pictmotion
  • Histogram display
  • Shooting data
  • Highlight point display
  • Auto image rotation
  • Sound playback
  • D-Movie Playback
  • Calendar

StorageSD / SDHC Card Dimensions (W x H x D)132 x 103 x 77 mm Weight620 g (body only) Warranty1-year Limited Warranty by Authorized Distributor

Cukup jelas dengan spesifikasi dari NIKON D90 nya…

Yuuukkkkkk……  kita lihat NIKON seri D7000..

5.       NIKON D7000

Nikon D7000 Jenis Digital single-lens reflex Sensor 23,6 mm × 15,6 mm Nikon DX Format RGB CMOS sensor , 1.5 × FOV tanaman , ukuran piksel 4.78μm Maksimum Resolusi 4.928 × 3.264 (16,2 megapixels efektif) Lensa Dipertukarkan, Nikon F-mount Fokus Manual, Auto, Focus-kunci, elektronik pengintai,
Hidup modus pratinjau dan video: Subjek-pelacakan, Face-priority, Wide-area, normal-Area Flash Dibangun pada Pop-up, Panduan 13m angka pada ISO 100, ISO Standard hotshoe, Kompatibel dengan Nikon Creative Lighting System , menampilkan modus komandan untuk setup nirkabel Shutter Elektronik yang dikendalikan vertikal-perjalanan focal-plane shutter Kecepatan rana kisaran 30 detik untuk 1/8000 s dalam 1/2 atau 1/3 berhenti dan Bulb, 1/250 s X-sync Exposure metering TTL 3D Color Matrix Metering II metering dengan sensor 2.016 pixel RGB Exposure mode Auto mode (auto, auto [flash off]), Advanced Mode Scene (Portrait, Landscape, Olahraga, Close-up, Potret Malam), otomatis diprogram dengan program fleksibel (P), auto shutter-prioritas (S), aperture-prioritas auto (A), manual (M), tenang (Q) Metering mode 3D Color Matrix Metering II, Center-tertimbang dan Spot Fokus daerah 39-area AF system, Multi-CAM 4800DX AF Modul Sensor
Daerah mode: 3D-pelacakan, Auto-daerah, Dinamis-area, Single-point Fokus mode Sekejap-servo (AF-S); kontinyu-servo (AF-C), auto AF-S/AF-C seleksi (AF-A); Penuh waktu AF (AF-F), manual (M) Pemotretan terus menerus 6 frame / s hingga 100 frame JPEG Pencari gambar Optical 0,94 × pentaprism, cakupan 100% Flash bracketing 2 atau 3 frame dalam langkah 1/3, 1/2, 2/3, 1 atau 2 EV Kustom WB Auto, Incandescent, Fluorescent, Sunlight, Flash, Berawan, Shade, temperatur Kelvin, Preset Rear LCD monitor 3.0-inch 921,000 pixel (VGA x 3 warna) TFT-LCD Penyimpanan Secure Digital , SDHC, SDXC kompatibel (Dual Slot) dan dengan Eye-Fi WLAN dukungan. Mendukung Ultra-High Speed ​​(UHS-I) kartu kelas. [1] Baterai Nikon EN-EL15 Lithium-Ion Berat Sekitar. 690 g (1,5 lb) tanpa baterai, 780 g (1,7 lb) dengan baterai Kemasan baterai opsional Nikon MB-D11 pegangan baterai Buatan

Thailan

 

 

Nikon D7000 [2] adalah 16,2 megapixel digital single-lens reflex camera (DSLR) model diumumkan oleh Nikon pada tanggal 15 September 2010. Ini adalah kelas baru kamera ditempatkan di antara profesional D300S dan ‘ midrangeD90 . [3] [4] [5] [6] The D7000 menawarkan berbagai fitur bergaya profesional atas D90, seperti konstruksi magnesium alloy tubuh, cuaca dan penyegelan kelembaban, 2.016-segmen warna meteran eksposur, built-in fitur Interval waktunya paparan, 39 dan bukan 11 titik fokus, slot kartu memori ganda SD, cakrawala virtual (dalam pandangan hidup dan viewfinder) dan kompatibilitas dengan yang lebih tua non-CPU autofocus dan manual-focus AI dan AI-S Nikon F-mount lensa (termasuk pengintai elektronik dengan tiga segmen indikasi panduan bidik fokus) serta tilt-shift PC-E lensa . Lain built-in fitur flash nirkabel komandan, mode pengguna 2 disesuaikan, full HD video dengan autofocus dan audio mono (Dengan dukungan untuk mikrofon stereo eksternal), koreksi otomatis chromatic aberration lateral dan dukungan untuk GPS dan WLAN .

TRUS….

Matrix metering pada wajah yang terdeteksi

Warna 3D Matrix Metering II cenderung overexpose bagian-bagian kecil dari gambar (misalnya langit atau terang-lampu belakang) jika wajah terdeteksi di dekat pusat gambar yang lebih gelap (misalnya dalam bayangan) dari bagian-bagian kecil. [51] Fitur ini kadang-kadang mengejutkan karena pengakuan adegan handal dan deteksi wajah (termasuk side-pandangan wajah) dari sensor resolusi tinggi baru, bahkan jika ada “hanya” orang asing (dalam gelap) dekat pusat gambar. [52]

Jika tidak ingin hal itu dapat diubah dengan kompensasi eksposur, dua titik (rata-rata) metering, metering pada lampu terang atau penggunaan metering pusat-tertimbang atau spot, isi flashdisk atau gambar RAW. [53] [54] Peningkatan jangkauan dinamis dengan penggunaan Active D-Lighting atau mengurangi kontras pengaturan (kontras standar lebih tinggi dibandingkan dengan DSLR Nikon sebelumnya) membantu ketika pengambilan gambar JPEG. Setelah mengambil gambar, kontras dan kecerahan dengan mudah dapat berubah bahkan dalam kamera. Fitur ini hanya menyangkut saat memotret orang, adegan lain seperti lanskap, arsitektur, dll tidak terpengaruh.

NAH…..

Gimana tentang ulasan beberapa tipe dari merek NIKON tersebut diatas,,,,

Semoga menambah wawasan kita…

Posted in Uncategorized | Leave a comment

TEST ONE

RENUNGAN KHUSUS

Kesetiaan Membawa Kita Kepada Promosi

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara  besar.” ( Lukas 16:10)

Dari ayat tersebut diatas, kita memahamibahwa Tuhan Yesus tidak pernah mempromosikan para murid-Nya dan umat-Nya dengan cara yang instan, cepat,dan tanpa halangan. Formula bagi yang ingin mendapatkan kepercayaan dalam perkara-perkara yang besar, adalah dengan menunjukkan kesetiaan terhadap perkara-perkara yang kecil.

Kesetian di dalam perkara-perkara yang Yesus percayakan baik itu dalam hal pelayanan, pekerjaan, bisnis, studi, atau pengembalaan pada saat ini; akan membuahkan promosi untuk perkara-perkara yang lebih besar d masa yang akan datang:

–          Yusuf  memulai karirnya sebagai budak dirumah potifar yang berada d Mesir.

–          Daud memulai profesinya sebagai penggembala domba di padang gurun.

–          Daniel memulai karirnya sebagai pramusaji istana di kerajaan Babilonia.

Alkitab dengan jelas menuliskan awal riwayat karir anak-anaknya Tuhan,untuk menyadarkan kita bahwa Tuhan tidak pernah denagn instan memberikan perkara-perkara besar kepada anak-anak-Nya.

Kesetiaan yang Yusuf, Daud, dan Daniel tunjukkan dalamberbagai perkara yang di percayakan kepada mereka, membawa mereka kepada promosi karir yang maksimal bagi dirinya, dimana:

–          Yusuf menjadi orang yang memiliki otoritas setelah Firaun ditanah Mesir.

–          Daud  memjadi raja yang hebat bagi Israel selama 40 tahun serta Israel mengalami masa-masa kejayaan.

–          Daniel menjadi Perdana Mentri yang penuh dengan hikmat pada masa pemerintahan Raja Darius di Babilonia.

Mereka ada pada posisi dan karir yang maksimal bukan karena hanya dengan membalikkan tangan, melainkan dengan menunjukkan kesetiaan di hadapan Allah. Mimpi yang besar, angan-angan yang hebat, pelayanan yang besar dan perkara-perkara yang besar akan menjadi kenyataan, jika di dalamnya kita menunjukkan kesetiaan kepada YesusKristus.

Beberapa ciri yang menyertai seseorang yang tetap berada dalam jalur kesetiaanuntuk sampai pada promosi yang Yesus janjikan menjadi nyata.

  1. 1.      Tetap Setia Sekalipun Tidak Tahu Kapan Waktunya Promosi Terjadi

Dalam kitab Kejadian 37:5-10 kita menemukan kisah tentang mimpinya Yusuf yang di sampaikan kepada saudara-saudaranya dan ayahnya yaitu Yakub. Bahkan dalam ayat 10 ayahnya berkomentar, “Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ketanah?”

Visi tentang promosi itu membangkitkan amarahdan ejekan dari orang-orang disekitarnya, tetapi membuat Yusuf tahu tentang  apa yang akan Tuhan kerjakan atas hidupnya. Kapan mimpi itu menjadi kenyataan? Tidak ada seorang pun yang tahu. Sekalipun setelah itu yang dialami oleh Yusuf sama sekali bertolak belakang dari mimpinya; Yusuf tetap setia dengan perkara-perkara yang di percayakan kepadanya; bahkan sekalipun hanya profesi sebagai budak.

Dalam 1 Samuel 16:12-13, Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapi Daud supaya menjadi raja yang akan datang, namun setelah di urapi Daud masih kembali mengembalakan kambing dombanya, seolah-olah tidak terjadi apa. Kapan pengurapan menjadi raja itu menjadi kenyataan? Tidak ada yang tahu. Yang Daud lakukan hanya setia mengerjakan apa yang saat itu Tuhan percayakan kepadanya untuk di kerjakan.

Tetaplah setia dengan apa yang sedang Tuhan percayakan saat ini, walaupun tidak tahu kapan promosi itu akan menjadi kenyataan atas hidup kita. Kesetiaan menghasilkan ketekunan dalam melakukan segala perkara  yang saat ini sedang Yesus percayakan untuk dikerjakan, dilakukan dan dikembangkan. Waktu Tuhan selalu tepat, yaitu saat Tuhan melihat diri kita sudah tepat waktunya untuk menerima perkara-perkara yang lebih besar.

  1. 2.      Tetaplah Setia Dimana Engkau Ditanam

Setelah mendapatkan mimpi bahwa Yusuf akan menjadi penguasa dan semua saudara-saudaranya akan menyembah kepada dia, maka Allah menanam Yusuf untuk memulai perjalanan visi-Nya dengan menjadi budak ditanah Mesir( Kejadian 37:28 ).Dalam Mazmur 105:17 dijelaskan: “ diutus-Nyalah seorang mendahului mereka; Yusuf, yang dijual menjadi budak.”

–          Yusuf  ditanam di keluarga potifar sebagai seorang budak, yang mengerjakan pekerjaan yang kasar, biasa dan sehari-hari. Dia setia mengerjakan perkara yang sekecil itu.

–          Daud ditanam oleh Tuhan sebagai penggembala kambing domba yang hanya beberapa ekor saja, jauh dari keramaian, jauh dari panggung popularitas, jauh dari tepuk tangan dan sorak sorai pujian, tidak ada apresiasi dan kesendirian di tengah padang rumput, tetapi dia setia dalam perkara yang sekecil itu.

Kesetiaan haruslah tetap menjadi yang dominan sekalipun sedang berada ditengah-tengah situasi dan keadaan yang jauh dari promosi yang Tuhan janjikan. Tetaplah setia dan bertumbuh, sampai menghasilkan buah yang baik dan berkenan dihadapannya.

  1. 3.      Tetaplah Setia dengan Tunduk Pada Otoritas

Seorang pemberontak terhadap otoritas tidak akan pernah menjadi pemimpin yang kharismatik, disegani, diteladani dan di hormati bahkan mendapatkan perkenanan Tuhan. Pemberontakan akan menimbulkan perselisihan, percekcokan, bahkan menghancurkan ke-unity-an yang diinginkan oleh Yesus Kristus. Salah satu ekspresi kesetiaan adalah sikap tunduk kepada otoritas.

Sebelum Daud diteguhkan oleh tua-tua suku Israel untuk menjadi raja atas seluruh Israel, dia tunduk pada otoritas yang ada yaitu raja Saul. Dalam 1 Samuel 26:5-9, dikisahkan pada waktu saul sedang tertidur bersama panglima perangnya, Daud punya kesempatan untuk melenyapkan saul, bahkan Abisai memberikan dukungannya dengan mengutip ayat-ayat dengan tujuan supaya Daud membunuh Saul. Tetapi Daud menunjukkan bahwa dirinya tetap tunduk pada otoritas dengan tidak mau mungusik orang yang diurapi Tuhan. Peristiwa itu bahkan sampai terulangsekali lagi.

Kesetiaan mengajarkan kita untuk tunduk pada otoritas yaitu siapa pun pemimpin yang Tuhan tetapkan untuk berada diatas kita. Sekalipun Saul sudah berkali-kali berupaya membunuh Daud, tetapi kesetiaan memampukan Daud untuk tetap menghormati Saul.

  1. 4.      Tetap Setia dengan Tidak Kecewa atas Realitas

Kekecewaan adalah sikap hati yang akan meracuni dan menghancurkan komitmen kesetiaan terhadap kebenaran firman Tuhan. Banyak peristiwa dan kejadian yang bisa mengecewakan kita;  jika kita mengijinkan kekecewaan itu masuk dalam hati.

Yusuf bisa menjadi kecewa karena difitnah berkelakuan amoral oleh potifar, sehingga karena fitnahan itu dia harus masuk penjara. Daud juga bisa menjadi kecewa, sebab sebab kesetiaannya kepada saul dibalas dengan upaya membunuh dia.

Semua kejadian yang tidak seperti diharapkan bisa menjadi pintu kekecewaan bagi diri kita, tetapi orang-orang yang di promosikan oleh Allah seperti Yusuf dan Daud tidak membiarkan benih kekecewaan itu tertanam dalam hatinya.

Jika realitas yang sedang anda hadapi pada hari-hari ini jauh dari mimpi dan janji yang Tuhan berikan. Tetaplah tanam benih kesetiaan dalam segala perkara, maka anda akan menuai benih yang anda tabur dan Tuhan akan membawa ketempat dimana Dia mau supaya kita berada.

Hiduplah dengan kesetiaan didalam segala perkara-perkara kecil yang sedang Tuhan sediakan untuk anda kerjakan, berdirilah teguh atas firman-Nya serta dengan setia melakukan yang terbaik sampai tiba saatnya Matius 25:23 “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatan mu itu, hai hambakuyang baik dan setia, engkau telah memikul tanggung jawabdalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalamkebahagiaan tuanmu.”

Janji Tuhan didepan kita ada tuaian yang besar dan kemulian yang besar akan dinyatakan pada umat-Nya, setiap orang yang telah menunjukkan kesetiaannya, dialah yang akan dipercayakan perkara-perkara yang lebih besar.

[DS] 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment